Toyota Verso
Hari ini dapat email dari milis kantor lama, soal mobil murah barunya Toyota. Namanya Toyota Verso (gambar kiri). Dari bentuk fisiknya, mobil ini sangat mirip Nissan Grand Livina (gambar bawah). Karena gak mudeng spek mesin dan ketebelecenya, jadi saya gak nulis soal itu. Konsen saya cuma satu : Harga !!. Yang ini pasti bikin ngiler, di akhir slide pendek attachment email itu tertulis : ‘Indonesia Market Price : 75 Juta Rupiah (On The Road)’.
Karena saya awam soal otomotif, yang langsung muncul di benak adalah Grand Livina sebagai pembanding apple-to-apple dengan Verso ini. Dari segi harga si Verso ini jauuh lebih murah dibanding Grand Livina. Grand Livina baru dipasarkan 150 - 210 Juta Rupiah. Untuk mesin, yang saya tau, Grand Livina menjadi favorit penggunanya akhir-akhir ini. Termasuk Om saya yang bulan lalu liburan dari Pekanbaru - Jakarta - Jogja pp. dengan mobil ini

Kalau info ini benar, bisa jadi ini adalah strategi jitu Toyota untuk memberikan perlawanan market Nissan yang 2 tahun ini sukses memikat hati konsumen Indonesia.
Tapi, setelah googling sekilas saja tentang mobil ini, ternyata mobil ini ternyata sudah ‘lahir’ di postingan lawas. Salah satunya di situs astraworld yang sudah mereview singkat di tahun 2006. Ya berarti ‘goyangan’ Verso ini menguap saja 2 tahun ini.
Diluar itu semua, kalau memang sudah mau dipasarkan, menurut saya besar kemungkinan akan menjadi mobil laris yang siap menambah beban jalanan terutama di Jakarta yang makin ruwet ini.
Gak tau ini great news apa bad news buat transportasi kita ![]()


Om Nova, ini hoax udah lama banget. Heran juga sampeyan baru nge sekarang. Anyway kita mah berusaha untuk buat mobil yang murah dan banyak, karena memang dengan media ini orang bisa berpindah dengan cepat. Seperti yang saya tulis, mobil itu ada pajak, dan tiap tahun masih harus bayar pajak. Kalau mobil banyak dijadikan penyebab macet, itu karena kita nggak bisa memanage transportasi. Di indonesia itu penjualan mobil belum menyentuh angka jutaan, tapi semua orang bilang mobil baru penyebab tambah macet. Kalau di negara lain, pembatasan umur kendaraan dan laik jalan itu dilakukan dengan bener, jadi imbang antara yang baru dan yang lama. Kalau lama pajak ditinggiin, soalnya emisi gas buang lebih besar. Jadi mau nggak mau orang meninggalkan mobil lama dan beli baru, dengan begitu roda ekonomi berputar, industri dan masyarakat saling diuntungkan.
Gitulah kira-kira.
Ocre om Nova………………………
Salam dari Negeri Gajah Putih
[Reply]
nop reply on September 5, 2008 11:55 am:
yah, hoax ya ternyata, thanks mas..
[Reply]