Genangan Tak Terurus

Awal tarawih tadi malam disambut dengan guyuran hujan di beberapa tempat di Jakarta. Dalam beberapa bulan kedepan mendung dan hujan akan mengakrabi hari-hari kita. Yak, Selamat datang musim hujan !!

Sejarah bicara, akan terjadi kerepotan massal saat hujan melanda kota ini. Tak ada hujan saja Jakarta sudah merepotkan. Jalanan yang membentuk kerut urat nadi kota ini adalah biang kerepotan. Dari pagi, suguhan kemacetan sudah menjadi sarapan.

Hujan menambah beban kota ini. Tak perlu hujan lebat berjam-jam lamanya untuk mematikan denyut kota ini. Cukup satu jam, hujan akan menambah kesemrawutan jalanan ibukota tanah air ini. Cukup satu jam, hujan yang membawa 120 mm air akan membuat jalanan tergenang. Itu karena jalanan kota ini tak punya banyak jalan untuk air itu lewat. Untuk kendaraan saja tak muat,

Tak jelas pula kemana pemimpinnya mengarahkan masa depan kota ini. Mengurus masa depan bukan urusan mereka, mungkin. Lha masalah masa kini apa diurus…?? Blaik !!

Apa ada yang melihat perbaikan-perbaikan saluran di jalanan Jakarta sepanjang musim kemarau ini? Sepanjang Jalur Koridor 6 Busway TransJakarta, proyek serat optic dan listrik PLN-lah yang sering dijumpai. Proyek selokan/saluran air? Nihil. Entah tahun ini yang memang sedang tahun Pemilu sehinga masalah banjir ini terabaikan.

Sekarang musim sudah berganti hujan. Melaksanakan proyek di musim ini hanya memperburuk situasi.

Itu baru selokan. Kota ini bahkan Negara ini punya agenda lebih besar tentang cara mengatasi banjir yang mengancam Ibukotanya. Hal remeh temeh selokan/got terlalu kecil untuk dipikirkan pengelola negara ini dibanding dengan selokan besarnya yang dinamakan banjir kanal. Lebih celaka lagi orang-orang yang tinggal disekitarnya menganggap ini bukan masalah mereka. Jadilah selokan buntet itu merajalela di setiap ruas jalan kota ini, dan hujan akan kembali menghadirkan genangan air yang tak akan pernah terurus.

+++

Foto diambil medio November 2007, siang hari dalam perjalanan dari Mampang ke Cilandak. Lokasi adalah salah satu titik banjir adalah sekitar perempatan Duren Tiga. Kalau hujan akan jalan dalam jangkauan +/- 25 m akan tergenang seperti sungai :)

Leave a comment

Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia